REOG WANITA

Seni Reog merupakan jenis seni teater yang ditampilkan dalam bentuk humor dengan menggunakan dog dog sebagai alat utamanya. Reog ini merupakan satu-satunya seni roeg yang dimainkan oleh kaum wanita dan hanya terdapat di Kecamatan Jampang Kulon. Dalam pagelarannya seni ini menampilkan seni vokal diselingi dengan lawakan yang lucu.

reog1

Advertisements

KESENIAN JIPENG

Jipeng

jipengSeni Jipeng merupakan seni tradisional yang dimiliki Kampung Adat Ciptarasa Kecamatan Cisolok. Seni Jipeng berfungsi untuk menghibur masyarakat kampung adat yang ingin menyaksikan upacara adat Serah Taun. Dalam pagelarannya Seni Jipeng menyuguhkan lagu-lagu dengan iringan alat musik berupa Tanji, Clarinet, Saxophone dan sebuah drum yang dahulunya alat-alat tersebut merupakan peninggalan kaum penjajah

Budaya mencontek telah mendominasi kehidupan

niron

budaya yang terlekat di warga negara indonesia yaitu budaya nyontek

Salah satu kasus yang mendominasi perfilman Indonesia adalah adaptasi film, tiru-meniru, mencontek, plagiat sebagian hingga plagiat total. Baik industri film maupun industri musik mempunyai permasalahan yang sama. Sebutlah kasus lagu “Tak Bisakah” yang dinyanyikan Peterpan, setahun kemudian ditemukan di India sebagai soundtrack salah satu film India, tentunya dengan bahasa India. Begitupula dengan lagu “SMS” yang katanya memplagiat salah satu lagu India. Apakah ini karma atau balas dendam??

Back to the topic, pada intinya tiru-meniru hingga plagiat telah mendarah daging. Hanya saja hal ini tidak pernah diangkat lebih lanjut. Selalu putus ditengah jalan. Mulai dari hal kecil seperti mencontek pekerjaan rumah (ini bisa dikatakan plagiat lho :-D ) sampai dengan plagiat cerpen yang dimuat di majalah. Rasanya hal ini sering terjadi. Sampai ke hal yang lebih besar seperti meniru lagu dan plagiat film.

Tidak usah jauh-jauh, film yang dapat nominasi Oscar, seperti The Departed, kenyataannya adalah film yang diadaptasi dari film Hong Kong yaitu Infernal Affairs. Film The Grudge dan Dark Water juga merupakan film remake. Namun mereka cukup tahu diri karena menyebutkan sumber film yang mereka adaptasi. Tentu saja hal ini dilakukan karena kedua film tersebut merupakan film yang terkenal. Apabila mereka meniru tanpa menyebutkan sumber yang mereka tiru, hal ini akan membawa kesebuah perseteruan yang serius. Tetapi bagaimana dengan film-film yang hanya ditayangkan lokal alias di satu negara saja? Seperti contohnya drama-drama Asia (Jepang, China dan Korea) sering sekali diplagiat oleh negara kita. Tapi tidak menutup kemungkinan sinetron asli buatan Indonesia diplagiat oleh negara lain. Siapa yang tahu?

nyontek2

Bagaimana solusinya??


BELAJARR bRoww


diajar

Cobalah hal ini dimulai dari diri kita sendiri. Kalau dari diri kita sendiri masih melakukan hal-hal seperti mencontek dan plagiat, bagaimana bisa ketemu ujung permasalahannya? Tetapi walaupun kita telah menerapkan prinsip “dilarang mencontek”, hal ini tentu sulit karena tidak semua orang bisa menerapkan prinsip “dilarang mencontek” itu. Benar-benar hal yang amat sulit untuk ditemukan solusinya. Apalagi orang-orang diluar sana yang memegang kuasa untuk membuat film, menciptakan lagu hingga mendistribusikannya, belum tentu mereka menerapkan prinsip tersebut. Bagi mereka plagiat adalah hal yang biasa. Yang penting hanya satu. Komersial.

AND KEEP YOUR STUDY

karena kita akan mencapai kesuksesan

astie-wisuda